KKN UNTAG SURABAYA MEMBANTU PEMULIHAN EKONOMI DAN MEWUJUDKAN KESADARAN MASYARAKAT DALAM MENINGKATKAN PENTINGNYA PROTOKOL KESEHATAN DI MASA NEW NORMAL COVID-19



Kordinasi dengan ketua dan warga RT009 (dok.pri)

Menurut Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito, dua hal yang menjadi fokus utama dan harus dilaksanakan secara berhati-hati selama masa pandemi Covid-19. Prinsip yang selalu dipegang pemerintah, pembukaan sektor perekonomian di tengah pandemi Covid-19 selalu berpedoman pada protokol kesehatan dan ketentuan terkait lainnya yang bertujuan untuk mencegah terjadinya penularan," ungkapnya dalam agenda keterangan pers "Covid-19 : Refleksi Akhir Tahun 2020 dan Menuju 2021" di Gedung BNPB. Hal ini berbanding lurus dengan arahan yang disampaikan Presiden Jokowi dalam sidang kabinet Paripurna di Istana Merdeka pada senin 2 November 2020, "Kita harus tetap fokus untuk mengatur, menjaga keseimbangan. Titik keseimbangan antara penanganan kesehatan dan pemulihan ekonomi. ini yang saya kira sudah berpuluh-puluh kali saya sampaikan tapi perlu sekali lagi ini saya tekankan." Ujar beliau.

Edukasi penerapan protokol kesehatan dan pemulihan ekonomi masyarakat menjadi dua faktor utama yang menjadi titik fokus Kuliah Kerja Nyata (KKN) semester gasal 2020/2021 mahasiswa Universitas 17 Agustus Surabaya (UNTAG), KKN UNTAG Surabaya dilaksanakan secara mandiri oleh masing-masing mahasiswa selama 14 hari yang dimulai pada tanggal 21 November 2020 sampai 3 Januari 2021, dengan adanya KKN secara mandiri ini UNTAG Surabaya berharap agar mahasiswa ikut berperan dalam pemutusan mata rantai di era new normal Covid-19 serta pemulihan ekonomi terhadap masyarakat. Seperti yang dilakukan oleh sdr. Yusuf Aminur Rohman selaku mahasiswa Teknik Informatika UNTAG Surabaya yang dibimbing oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Ibu Dida Rahmadanik,S.AP,M.AP bermaksud untuk ikut berperan dalam mewujudkan kesadaran masyarakat dalam meningkatkan pentingnya protokol kesehatan di masa new normal Covid-19 dan pemulihan ekonomi masyarakat Simo Gunung Kramat Barat RT009 Surabaya.

Dalam hal mewujudkan kesadaran masyarakat dan meningkatkan pentingnya protokol kesehatan di masa new normal Covid-19 menurut hasil observasi secara langsung dan wawancara kepada tokoh-tokoh masyarakat Simo Gunung Kramat Barat RT009 Surabaya, bahwa kesadaran masyarakat masih rendah, hal ini bisa di lihat dari beberapa warga yang tidak menerapkan protokol kesehatan serta masih banyak anak-anak kecil yang tidak memakai masker ketika bermain di luar rumah. Dengan menggandeng ketua RT & RW serta karang taruna untuk membagikan masker dari hasil usaha warga dan membuat tempat cuci tangan serta stiker tata cara cuci tangan yang benar yang diakhiri dengan pemasangan spanduk-spanduk protokol kesehatan di beberapa tempat untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya protokol kesehatan, program ini mendapat izin dan dukungan penuh dari ketua RT & RW setempat "Kami dukung penuh Mas Yusuf, warga memang memerlukan tempat cuci tangan dan spanduk-spanduk protokol kesehatan agar lebih meningkat lagi kesadarannya, bahkan kalau memerlukan sesuatu kordinasikan saja pada kami" ujar Bapak Subiantono selaku ketua RT009 Simo Gunung Kramat Barat,Surabaya.

Salah satu upaya pemulihan ekonomi warga adalah pemberdayaan usaha-usaha kecil, seperti pengusaha penjahit masker milik Ibu Sri Wahyuni dan usaha sabun milik Bapak Misra'i yang perlu didampingi dalam segi pengemasan maupun pemasaran produk baik secara online maupun offline.

pendampingan dalam pemasaran produk sabun dan masker (dok.pri)

Sedangkan pemulihan ekonomi bagi warga yang terdampak Covid-19 seperti pemuda-pemuda karang taruna yang kehilangan pekerjaan adalah mengajak berwirausaha dan bekerjasama dengan pemilik usaha-usaha kecil warga dalam hal pengambilan produk sehingga pemuda karang taruna dapat memasarkan produk-produk tersebut baik secara online maupun offine, harapannya hal ini bisa membuka peluang pekerjaan untuk pemuda sekitar seperti yang Bapak Misra'i katakan "Semoga kerja sama ini bisa membuka lapangan pekerjaan yang baru bagi anak-anak muda RT009 sini mas".

#KitaUntagSurabaya #UntukIndonesia

#UntagsSurabayaKeren #EcoCampus

#KampusKompeten

www.kompasiana.com

 

Komentar